Created by : Arumdalu Lembayung semburat senja warna jingga menutup siang di sebagian belahan bumi, begitu pun langit di Kota Bandar, begitu pun langit di rumah Asih, langitnya saja yang warna jingga ,kalau langit-langitnya sih tetap biru. Dinding diberi cat Biru yang mirip langit kalau cuaca cerah tak berawan. Ada juga pintu yang daunnya tidak hijau melainkan putih. Jendela juga ada ,banyak dan lebar-lebar. Asih agak terlambat pulang sore itu karena harus singgah terlebih dahulu ke Giant ,raksasa yang baik budi luhur karena di sana kita boleh mengambil sayur ,minyak ,ayam ,buah ,cabai ,handuk ,piring ,gelas ,kue atau apa saja yang kita butuhkan ,asal bayar. Kini ia berada di depan pintu rumah, memukul lonceng 3x lalu mengambil kunci yang ada di dalam tas selempang coklat tuanya. Tentu saja Ia mengambil kunci untuk digunakan demi membuka pintu, bukan malah menunggu seseorang membuka pintu dari dalam karena memang di dalam tidak ada orang ,Ia tinggal sendiri ,lalu ke...